Kode Barang
Kombinasi Abjad/ Angka saja atau Abjad dan Angka yang menunjukkan ID dari Produk/ Barang tersebut. Dalam menentukan Kode Barang harus memperhatikan Efisiensi penggunaan di lapangan dan dalam pencatatan Administrasinya. Karena semakin mudah kode diingat akan menunjang produksifitas karyawan dalam bekerja baik di Lapangan dan Back Office ( Administrasi ).
Nama Lengkap Barang
Pada Umumnya Nama Produk meliputi Merek, Tipe, Ukuran, dan Warna. Pada Penerapan Kartu Stok, Nama Produk yang Lengkap sangat membantu pada hasil Akhir Stok/ Persediaan Gudang.
Jenis dan Merek Barang
Setiap perusahaan memiliki penggolongan Jenis Produk yang berbeda walaupun dalam satu bidang usaha sekalipun. Hal ini dikarenakan Perbedaan sistem Administrasi dan Cara Kerja tiap perusahaan maupun wawasan pegawai atau bahkan tuntutan Manajemen Perusahaan yang telah memiliki Standart Operasional Prosedur ( SOP ).
Ukuran Barang
Sejauh ini ukuran yang biasanya digunakan yaitu Dimensi ( panjang, lebar, tinggi ), Berat ( gram, ons, kilogram ), Kemasan ( pack, slop, bag, zak, dos, dozzin, peti, krat) maupun Volume ( Liter, mili )
Warna Barang
Selain menggunakan Warna Pelangi, beberapa Perusahaan Produksi barang Jadi juga membuat definis Warna Turunan dari Warna Pelanggi dengan Istilah yang Berbeda seperti : Light, Dark, Tosca, Soft, dll.
Pengemasan Barang
Barang yang akan dikirim harus dikemas terlebih dahulu agar tidak mengalami kerusakaan dalam perjalanan dan mudah dipindahkan. Pengemasan pada umumnya yaitu : Peti, Krat, Karung, dll.
Setiap Kegiatan Operasional/ Transaksi Usaha yang Terjadi Harus Tercatat/ Dibukukan secara Tertib Administrasi, agar dapat digunakan oleh Perusahaan dalam mengambil Keputusan yang akan datang maupun untuk memantau Persediaan Barang Dagang yang dimiliki.
Operasional yang Terjadi dalam Lingkup suatu Gudang, antara lain :
Penerimaan Barang ( Barang Masuk), Pengiriman Barang ( Barang Keluar),
Mutasi Stok ( Barang Dipindahkan ), Penyesuaian Stok ( Barang Rusak ).
Comments
Post a Comment